KAJJA HIJRAH! KPOP ITU CANDU~
Assalamu’alaikum teman-teman.
Saya
kembali lagi dengan membawa berita gembira. Ini masih terkait dengan
postingan terakhir saya tentang melangkah hijrah dalam dunia perkpopan.
Sebelumnya saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan.
Insyaa Allah amal ibadah kita diterima Allah swt. Aamiin.
Ramadhan kali ini menjadi sedikit
special. Terutama terkait keinginan untuk hijrahku dan temanku aulia. Semuanya
menjadi lebih mudah dibulan yang penuh rahmat ini. Perlahan tapi pasti ternyata
candu ini dapat terobati. Ada pemikiran-pemikiran yang terus ada dalam benak.
Perasaan takut terhadap kesiapan hari kematian makin membuat semuanya menguat.
Masyaa Allah.
Pokoknya banyak banget deh pelajaran yang bisa kudapatkan. Cukup
buatku untuk tidak terjerumus kembali. Memang benar adanya, ketika menyukai
sesuatu lalu dihadapkan pada kenyataan bahwa apa yang kita sukai itu ternyata
bukanlah hal baik, respon pertama yang akan kita berikan adalah sebuah
penyangkalan, berusaha mencari pembenaran, dan bahkan akan menyalah-nyalahkan
seseoran ataupun keadaan. Seperti tulisanku dipostingan sebelumnya. Tapi
percayalah, dalam kesadaran tersebut ada segerombolan pemikiran yang
mengacaukan pikiran. “Ah bagaimana kalau yang mereka katakan itu benar.
Bagaimana kalo perkataan mereka benar bahwa BTS itu adalah bagian dari iluminati
lalu bukankah aku mengambil bagian dengan mendukung mereka”. Sangat merisaukan
sebenarnya. Tapi setelah kesadaran itu muncul, niatan untuk segera berubah dan
meninggalkan perkara ini demi Allah itu menjadi semakin menguat. Candu ini
seakan terobati dengan perlahan meninggalkan mendengarkan menonton hal-hal
berbau BTS. Cuman BTS doang sih. Kenapa? Karena itu adalah ide pokok dari semua
masalah ini. Lalu, akan disusul dengan konten lain. Pemikiran – pemikiran
tentang “sudah sungguh jauh aku tertinggal hanya karena terkungkung didunia
fantasi ini”. Yang lain udah giat berdakwah, rasanya iri melihat mereka. Mau
berdakwah? Maka aku harus menjadikan diriku lebih baik dulu, agar pesan religi
yang disampaikan akan diterima orang. Satu yang kuyakini, meninggalkan kpop
dengan alasan iluminati bukanlah satu-satunya, jauh daripada itu, perilaku ini
benar-benar membuang waktu. Jika dipergunakan untuk hal yang bermanfaat terkait
umat, sungguh luar biasa rasanya.
Hal yang paling memotivasiku adalah kenyataan
bahwa hidupku jauh lebih beruntung dibanding saudara-saudaraku seiman di
Palestina, tapi mereka jauh lebih baik nyatanya. Ketika konflik terjadi didaerah mereka,
mereka tak sedikitpun imannya goyah. Bahkan ketika harus menghadapi bom dan
rentetan tembakan mereka masih bisa membentuk para penghafal Al-qur’an,
Subhanallah Lailahailallah. Aku semakin yakin. Aku harus berubah.
Alhamdulillah, aku kini berani menghapus sebagian besar koleksi Kpopku.
Berpuluh-puluh giga ukurannya, dan kurasa setelah itu laptopku tersenyum lebar
lepas dari sesak. Lalu, mulailah kekosongan ini, ku isi dengan hal-hal yang jauh lebih
berarti, setidaknya di mata Tuhan. Mengoleksi kajian-kajian agama, mengganti
music dengan nasyid, sangat lega rasanya. Semoga aku bisa istiqamah. Oh yah,
temanku Aulia juga punya cerita lain, dan Alhamdulillah dia yang duluan yakin
terkait hijrah ini.
Aku berpesan pada semua Kpopers
Muslimah, tinggalkan dunia ini. Sangat terbuang waktu kita untuk hal yang tidak
ada syafaatnya dihari kemudian. Sungguh. Waktu kita sangat berharga, jauh lebih
baik jika kita gunakan demi kepentingan umat dan hari akhir. Mari sama-sama
berhijrah.
Ingat Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang disebutkan
oleh salah seorang sahabat,
إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئاً لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ بَدَّلَكَ اللَّهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ
“Sesungguhnya
jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti
padamu dengan yang lebih baik.” (HR. Ahmad 5: 363. Syaikh Syu’aib Al
Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.
Rasulullah juga berkata :
Rasulullah juga berkata :
أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ
“Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai (di akhirat kelak).”
Salam sayang dariku,
Korban Gelombang Hallyu 2009.
Selvi A. Ahmad

0 komentar:
Posting Komentar