Minggu, 03 Juni 2018

KAJJA HIJRAH! KPOP ITU CANDU~

Assalamu’alaikum teman-teman.
Saya  kembali lagi dengan membawa berita gembira. Ini masih terkait dengan postingan terakhir saya tentang melangkah hijrah dalam dunia perkpopan. Sebelumnya saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan. Insyaa Allah amal ibadah kita diterima Allah swt.  Aamiin.

Ramadhan kali ini menjadi sedikit special. Terutama terkait keinginan untuk hijrahku dan temanku aulia. Semuanya menjadi lebih mudah dibulan yang penuh rahmat ini. Perlahan tapi pasti ternyata candu ini dapat terobati. Ada pemikiran-pemikiran yang terus ada dalam benak. Perasaan takut terhadap kesiapan hari kematian makin membuat semuanya menguat. Masyaa Allah. 

Pokoknya banyak banget deh pelajaran yang bisa kudapatkan. Cukup buatku untuk tidak terjerumus kembali. Memang benar adanya, ketika menyukai sesuatu lalu dihadapkan pada kenyataan bahwa apa yang kita sukai itu ternyata bukanlah hal baik, respon pertama yang akan kita berikan adalah sebuah penyangkalan, berusaha mencari pembenaran, dan bahkan akan menyalah-nyalahkan seseoran ataupun keadaan. Seperti tulisanku dipostingan sebelumnya. Tapi percayalah, dalam kesadaran tersebut ada segerombolan pemikiran yang mengacaukan pikiran. “Ah bagaimana kalau yang mereka katakan itu benar. Bagaimana kalo perkataan mereka benar bahwa BTS itu adalah bagian dari iluminati lalu bukankah aku mengambil bagian dengan mendukung mereka”. Sangat merisaukan sebenarnya. Tapi setelah kesadaran itu muncul, niatan untuk segera berubah dan meninggalkan perkara ini demi Allah itu menjadi semakin menguat. Candu ini seakan terobati dengan perlahan meninggalkan mendengarkan menonton hal-hal berbau BTS. Cuman BTS doang sih. Kenapa? Karena itu adalah ide pokok dari semua masalah ini. Lalu, akan disusul dengan konten lain. Pemikiran – pemikiran tentang “sudah sungguh jauh aku tertinggal hanya karena terkungkung didunia fantasi ini”. Yang lain udah giat berdakwah, rasanya iri melihat mereka. Mau berdakwah? Maka aku harus menjadikan diriku lebih baik dulu, agar pesan religi yang disampaikan akan diterima orang. Satu yang kuyakini, meninggalkan kpop dengan alasan iluminati bukanlah satu-satunya, jauh daripada itu, perilaku ini benar-benar membuang waktu. Jika dipergunakan untuk hal yang bermanfaat terkait umat, sungguh luar biasa rasanya. 

Hal yang paling memotivasiku adalah kenyataan bahwa hidupku jauh lebih beruntung dibanding saudara-saudaraku seiman di Palestina, tapi mereka jauh lebih baik nyatanya. Ketika konflik terjadi didaerah mereka, mereka tak sedikitpun imannya goyah. Bahkan ketika harus menghadapi bom dan rentetan tembakan mereka masih bisa membentuk para penghafal Al-qur’an, Subhanallah Lailahailallah. Aku semakin yakin. Aku harus berubah. Alhamdulillah, aku kini berani menghapus sebagian besar koleksi Kpopku. Berpuluh-puluh giga ukurannya, dan kurasa setelah itu laptopku tersenyum lebar lepas dari sesak. Lalu, mulailah kekosongan ini,  ku isi dengan hal-hal yang jauh lebih berarti, setidaknya di mata Tuhan. Mengoleksi kajian-kajian agama, mengganti music dengan nasyid, sangat lega rasanya. Semoga aku bisa istiqamah. Oh yah, temanku Aulia juga punya cerita lain, dan Alhamdulillah dia yang duluan yakin terkait hijrah ini.

Aku berpesan pada semua Kpopers Muslimah, tinggalkan dunia ini. Sangat terbuang waktu kita untuk hal yang tidak ada syafaatnya dihari kemudian. Sungguh. Waktu kita sangat berharga, jauh lebih baik jika kita gunakan demi kepentingan umat dan hari akhir. Mari sama-sama berhijrah.

Ingat Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang disebutkan oleh salah seorang sahabat,
إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئاً لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ بَدَّلَكَ اللَّهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ
Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik.” (HR. Ahmad 5: 363. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.

Rasulullah juga berkata :

أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ
“Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai (di akhirat kelak).”



Salam sayang dariku,
Korban Gelombang Hallyu 2009.
Selvi A. Ahmad

0 komentar:

Posting Komentar

About Me

I'm from Buol, Sulteng. I'm a woman who is fighting for the future. A student of public health. Who Loved Islam, family, community, justice, education, literature and art. love the world.
Follow me on Instagram : @selvi.aahmad On Twitter : @selvie97 FB : Selvie Ahmad

Twitter

Follow me @Selvie97

Facebook

FB : Selvie Ahmad

Total Tayangan Halaman